Staf Ahli Bidang Keuangan dan SDM Buka Mini Expo UMKM Kecamatam Tanjung Redeb

Dimeriahkan Dengan Hiburan dan Pelayanan Masyarakat

Staf Ahli Bidang Keuangan dan SDM  Sekretariat Daerah (Setda), Jaka Siswanta mewakili Pjs Bupati Berau, Sufian Agus secara resmi membuka Mini Expo Kecamatan Tanjung Redeb, di halaman lantor Camat Tanjung Redeb, pada Kamis(21/11/2024).

Pembukaan Expo yang ditandai denga pemotongan tumpeng oleh Staf Ahli ini dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Dedi Okto, Dirut Perumda Air Batiwakkal, Saipul Rahman, unsur Forkopimda, perwakilan perusahaan dan tamu undangan lainnya. Dilaksanakan selama 5 hari, Mini Expo ini diikuti oleh pelaku UMKM dan enam kelurahan dari Kecamatan Tanjung Reded

Dalam laporannya, Camat Tanjung Redeb Toto Marjito, mengungkapkan tujuan Mini Expo ini diselenggarakan, adalah untuk mempromosikan produk unggulan UMKM yang ada di Kecamatan Tanjung Redeb. "Shingga diiharapkan dapat mendukung produk UMKM agar lebih dikenal dan lebih meningkat,"katanya.

Dikatakannya, Expo ini juga dimeriahkan dengan lomba karaoke pada harinya. Selain itu ada lomba mewarnai, merias wajah dan puisi. Tidak kalah penting, Expo juga memberikan menyediakan kemudahan pelayanan kepada masyarakat seperti layanan catatan sipil, SIM keliling, Samsat, pembayaran PDAM dan pembayaran pajak daerah yang bekerja sama dengan Bapenda, dan pasar murah oleh Bulok. "Jadi masyarakat yang ingin mengurus surat-surat kependudukan, perpanjang SIM, dan pembayaran PDAM bisa datang ke Mini Expo ini," imbaunya.

Sementara, Staf Ahli, Jaka siswanta dalam sambutannya sekaligus membuka Mini Expo, mengapresiasi Mini Expo ini. Menurutnya kegiatan ini sangat sesuai dengan bisi misi Bupati saat ini yang menjadi program unggulan pemerintah daerah (Pemda), yaitu memajukan UMKM.

Mini Expo bisa menjadi upaya stretegis untuk promosi dan memajukan UMKM di daerah. Di mana upaya ini juga harus melibatkan peran swasta dan dari pelaku UMKM itu sendiri.

“Bersama-sama kita tingkatkan UMKM dalam meningkatkan kelas, mari bergandengan tangan, pemerintah membantu dalam pembinaan dan pengembangan UMKM, dan dalam proses pemasaran melalui Mini Expo ini dapat meningkat kualitasnya dan pendapatan serta harapannya pemerintah daerah membantu UMKM meningkat dari mikro hingga kecil dari kecil hingga menengah yang menciptakan peningkatan ekonomi dan mensejahterakan masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemda telah berupaya memberikan pelatihan untuk meningkatkan SDM, bantuan alat produksi, pendidikan terkait pemasran. Sehingga produk UMKM bisa dipasarkan di swalayan maupun toko modern.

Menurutnya, tidak cukup hanya Pemda dan swasta yang beruapaya. Tapi perlu juga ada perubahan minset dari pengusaha. "Jadilah intreprenuer terbaik dan kreatif, selain memperhatikan bahan produk, label halal, juga manfaatkan teknologi untuk promosi, kalau kita jualan apa adanya maka hasilnya juga apa adnya. Tapi jika kita tingkatkan maka hasilnya akan meningkat," pungkasnya.