Hari Jadi Kelurahan Gunung Tabur Ke-21 dan Abut Bassar Banua Ke-3

Bersatu Padu Merawat Adat Budaya dan Memelihara Tradisi

Peringatan Hari Jadi Kelurahan Gunung Tabur Ke-21 dan Abut Bassar Ke-3 Masyarakat Adat Kesultanan Gunung Tabur di langsungkan di Halaman Museum Batiwakkal, Kamis (05/9) pagi tadi.

Dua agenda besar tahunan di Kecamatan Gunung Tabur ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas.

Menyambut kedatangan dan menghantarkan ke lokasi acara, Bupati disambut dengan beterbang, juga disambut Camat dan Lurah Gunung Tabur, Luthfi Hidayat dan Achmad Rizali serta Kerabat Kesultanan.

Harjad Kelurahan Gunung Tabur Ke- 21 dan Abut Bassar Ke-3 ini mengusung tema " Baturunan Kita Taggu, Sarampak Kita Surung".

Abut Bassar ini merupakan wujud kecintaan kepada adat budaya nenek moyang kita. Ini juga adat budaya urang banua sebagai suku asli di Kabupaten Berau, ucap Bupati saat menyampaikan sambutan.

Bahkan dalam waktu dekat kita akan memperingati Hari Jadi  Kabupaten Berau Ke-71 dan HUT Kota Tanjung Redeb Ke-214, lanjutnya.

Bupati menegaskan kegiatan dan even yang digelar ini hendaknya dapat meningkatkan semangat kita untuk melestarikan adat budaya sekaligus mampu menarik perhatian masyarakat untuk hadir dan meningkatkan pula pendapatan bagi pedagang dan pelaku UMKM.

Ia juga berpesan, budaya dan adat ini adalah merupakan aset yang harus kita jaga dan pelihara sebagai kekuatan pondasi untuk kemajuan sebuah daerah. 

Jangan sampai kita tinggalkan tradisi, kita harus bersatu padu melestarikannya. Agar menjadi pengetahuan dari generasi ke generasi dan anak cucu kedepan, tegasnya.

Pembukaan Harjad Kelurahan dan Abut Bassar Ke -3 ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas didampingi Pemangku Adat Kesultanan Gunung Tabur dan Sultan Sambaliung serta pimpinan Forkompinda. (Diskominfoinfoberau/IKP/Hd).