Pariwisata

Pantai Pulau Derawan

Kepulauan Derawan adalah kepulauan yang terletak di sebelah pulau timur Pulau Kalimantan termasuk dalam Kabupaten Berau. Disekitar pulau derawan terdapat beberapa pulau antara lain Pulau Kakaban, Pulau Maratua, Pulau Sangalaki, Pulau Panjang dan Pulau Semama. Kepulauan Derawan ini diberi nama obyek wisata bahari Kawasan Taman Laut derawan.

Kepulauan Derawan merupakan bagian dari Ekoregion Laut Sulu-Sulawesi yang melintasi Indonesia, Malaysia dan Filipina. Ekoregion ini terletak di pusat kawasan segitiga karang dunia dengan keanekaragaman hayati karang tertinggi di dunia. Segitiga terumbu karang ini disebut juga "The Coral Triangle" karena menjadi episenter kehidupan laut yang memiliki keragaman jenis biota laut. Terumbu Karang di kawasan ini mencakup 53% terumbu karang dunia. Bahkan berdasarkan penelitian yang dikembangkan, Kepulauan Derawan merupakan salah satu multi countries feeding ground terpenting di dunia.

Pulau Derawan cukup luas, yaitu 44,60 ha. Di pulau ini terdapat Derawan Dive Resort, Resort yang berstandar internasional dengan fasilitas yang memadai. Resort ini menyediakan fasilitas cottage untuk menginap, fasilitas penyelaman, snorekeling, banana boat, kano, perahu layar, restoran, cafe dsb. Fasilitas lengkap inilah yang menambah kepuasan saat berlibur ke Pulau Derawan.

Selain itu ada juga hotel-hotel dan penginapan serta homestay dirumah penduduk yang biaya sewanya lebih murah. Fasilitas pendukung lainnya seperti rumah makan dan toko cindera-mata juga cukup lengkap di pulau ini. Menikmati panorama laut dan pantai disertai dengan keramahan penduduk setempat (Suku Bajau) merupakan daya tarik utama dari Pulau Derawan.

Kemudian ada Pulau Sangalaki yang merupakan kawasan alami konservasi penyu. Setiap malamnya hampir 50 ekor penyu menuju pantai untuk bertelur. Dengan tubuhnya yang berat, penyu-penyu ini berjuang menuju pantai demi kelangsungan hidupnya. Selain itu menyaksikan anak-anak tukik yang baru menetas berjuang menuju ke laut melanjutkan kehidupannya sungguh mengharukan.

Luas Pulau Sangalaki sekitar 15,90 ha. Di pulau ini terdapat WWF (World Wild Foundation) yang bergerak dalam hal konservasi terhadap penyu-penyu tersebut. Tidak diperkenankan untuk berburu penyu ataupun mengambil telur penyu. Telah ada peraturan yang melindungi terhadap penyu-penyu tersebut.

Lalu ada Pulau Kakaban yang berbentuk menyerupai angka "9". Bagian melingkarnya di sebelah utara merupakan atoll atau batu karang berbentuk cincin dan memiliki laguna. Luas Pulau Kakaban adalah 774,20 ha. Kakaban menyuguhkan keunikan alam seperti yang hanya ditemui di pulau-pulau yang berada di Republik Pulau Mikronesia, Tenggara Laut Pasifik. Terdapat danau berair payau yang terletak di tengah Pulau Kakaban. Danau Kakaban telah ditetapkan sebagai kawasan warisan dunia (World Nature Heritage Area) pada tahun 2004 oleh UNESCO. Pulau ini benar-benar dilindungi dari perusakan yang dapat dilakukan oleh manusia. Wisatawan dan masyarakat setempat tidak diperbolehkan untuk menginap di pulau ini. Banyak peneliti yang datang untuk melakukan penelitian mengenai Danau Kakaban ini. Banyak spesies baru yang ditemukan di danau unik yang menakjubkan ini.

Rimbunan pohon bakau membentuk hutan mangrove menghiasi pemandangan di pulau ini. Di Pulau Kakaban ini terdapat danau unik berair payau dimana terdapat 4 spesies ubur-ubur (Jellyf Fish) yang tidak menyengat, 8 jenis ikan-ikan kecil serta biota-biota endemic yang unik. Biota yang terdapat di danau ini terjebak dan mengalami evolusi untuk beradaptasi. Anda dapat menyelam dan menikmati keindahan danau ini, menyaksikan kerajaan ubur-ubur. Dunia penyelaman telah mengenal beberapa titik penyelaman di sekitar Pulau Kakaban, yaitu Baracuda Point The Drift, Cabbage Patch, Blue Light Cave, The Plateau, Rainbow Run, Diver's Delight dan The North Face. Variasi dari berbagai tipe lokasi penyelaman ini sangat menarik bagi para penyelam yang berpengalaman.

Selanjutnya ada Pulau Maratua yang letaknya lebih jauh dari pulau sebelumnya, namun jarak yang jauh tersebut terbayar dengan panorama laut dan pantainya yang luar biasa. Keasrian pantai dan laut disini benar-benar masih alami dibanding pulau-pulau lainnya. Lumba-lumba sering muncul dan mengiringi kapal anda saat menuju Pulau Maratua.Luas Pulau Maratua adalah 2375,7 ha. Petualangan Gua (Caving) dilakukan di gua-gua sarang Burung Walet dan trekking menyusuri hutan-hutan yang ditumbuhi oleh pohon-pohon di atas batu karang. Kemudian mendaki gunung putih untuk menyaksikan sunrise serta melihat ketinggian tebing.

Hal ini didukung dengan adanya 2 resort, yaitu Maratua Paradise Resort dan Nabucco Island Resort. 2 resort berstandar internasional yang siap memberikan fasilitas lengkap dan kenyamanan berlibur anda. Resort paradise terletak di Pulau Maratua sedangkan Nabucco Island Resort terletak di sebuah pulau kecil tersendiri yaitu pulau Nabucco. Kedua pulau ini menyediakan fasilitas cottage untuk menginap, fasilitas penyelamanan, snorkling, restoran, cafe dsb. Berlibur di pulau ini merupakan pilihan tepat bagi anda yang menginginkan ketenangan dalam beristirahat.