Kehutanan

Hutan di Kabupaten Berau seluas 2.194.299,525 Ha (RTRW Kab. Berau 2005-2011) terdiri dari Hutan Lindung 668.108,078 Ha, Hutan Produksi Terbatas 557.713,442 Ha, Hutan Produksi Tetap 179.299,747 Ha, Hutan Konservasi 156.448,289 dan Areal Penggunaan Lain (APL) 624.729,969 Ha. Tutupan Lahan sesuai hasil pemantauan Tim Program Menuju Indonesia Hijau (MIH) sampai dengan saat ini masih ± 80 %

Berdasarkan data Dinas Kehutanan Kabupaten Berau sampai dengan tahun 2010 luas alih fungsi hutan seluas 150.448 Ha atau 6,85 %, masing-masing untuk keperluan pembangunan perkebunan = 60.224 Ha, pertambangan = 7.571 Ha, pertanian = 70.000 Ha, permukiman dan fasilitas pelayanan umum lainnya =.12.693 Ha

Hutan Primer atau Virgin Forest terdapat sekitar 560,897 hektar atau sekitar 15 % dari luar wilayah daratan kabupaten Berau, sedangkan hutan yang telah mengalami penurunan kwalitas terutama di wilayah yang ada kegiatan HPH adalah sekitar 1,042,055 hektar atau 48 % dari luas wilayah daratan kabupaten Berau. Wilayah lain yang sangat spesifik dan istimewa adalah pengunungan kapur yaitu sekitar 156,767 hektar atau sekitar 7 % dari luas wilayah daratan kabupaten Berau. Hutan Bakau menempati luas sekitar 47,941 atau sekitar 3 % dari luas wilayah daratan kabupaten Berau. Sedangkan sisanya adalah sekitar 26 % sudah tidak berhutan.