Detail Berita

23 Mahasiswa UMY Terjun ke Pedalaman Kelay

Dibuat pada 12 July, 2018, terakhir di modifikasi 12 July, 2018

23 Mahasiswa UMY Terjun ke Pedalaman Kelay
23 Mahasiswa UMY Terjun ke Pedalaman Kelay

PROKAL.COTANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menerima kedatangan 23 mahasiswa yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Berau, Rabu (11/7). Mahasiswa yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini akan melakukan KKN di Batu Rajang, dan Long Kelud, Kecamatan Kelay.

Dalam pertemuan singkat tersebut, Sugito selaku dosen pendamping dalam program KKN ini menyampaikan kedatangan mereka untuk memperkenalkan diri sekaligus meminta dukungan Bupati Berau dalam pelaksanaan KKN selama dua bulan di Bumi Batiwakkal.

Ia mengatakan bahwa KKN yang dilakukan di Berau merupakan kali kedua. Di mana, pada 2017 lalu juga digelar KKN dengan lokasi yang sama. Karena KKN yang dilakukan ini memiliki model berkelanjutan hingga empat tahun.

“Jadi setiap tahun dilanjutkan terus program yang telah dicapai di lokasi KKN ini. Target yang ingin kita capai adalah dalam bidang pertanian, ekonomi dan pendidikan. Seperti di bidang ekonomi, kita ingin menghidupkan ekonomi kreatif di masyarakat,” ujarnya.

Sementara Bupati Berau Muharram mengatakan mahasiswa yang mengikuti KKN dapat memanfaatkan kegiatan ini guna menggali potensi diri. Karena saat ini tidak sedikit lulusan sarjana yang kesulitan mendapat lapangan pekerjaan. Dinamika di tengah masyarakat, menurut Muharram, merupakan realitas yang terjadi di tengah masyarakat dan dapat dilihat para mahasiswa melalui kegiatan KKN.

Menurutnya, dari kegiatan tersebut, mahasiswa bisa mempelajari potensi apapun yang bisa menjadi peluang masa depan. Generasi yang sukses, kata Muharram, adalah generasi yang bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Kemudian ada dua hal yang menjadi prioritas untuk dikembangkan yaitu, Informasi Teknologi (IT), dan kemampuan berbahasa. “Dua hal ini menjadi kunci utama yang perlu kita pegang jika ingin sukses di zaman sekarang,” ungkapnya.

Bupati Muharram juga berharap para mahasiswa tersebut dapat membantu pemerintah kampung dan masyarakat membangun kampung. Beberapa hal penting yang dapat dilakukan selama KKN adalah membantu pemerintah kampung melakukan pendataan masyarakat tidak mampu dan melakukan analisis kehidupan masyarakat di pedesaan.

Pemkab Berau ingin menuntaskan masalah kemiskinan di kampung melalui alokasi dana kampung (ADK). “Saya minta adik-adik mahasiswa bisa melakukan survei dan analisis serta berdiskusi atau berdialog dengan warga miskin untuk didata secara riil. Ini akan membantu pemerintah dalam mencarikan solusinya,” pinta bupati.(hms5/asa)