Detail Berita

2018, Enam Kampung Bakal Dipimpin Pjs

Dibuat pada 10 July, 2018, terakhir di modifikasi 10 July, 2018

2018, Enam Kampung Bakal Dipimpin Pjs
2018, Enam Kampung Bakal Dipimpin Pjs

PROKAL.COTANJUNG REDEB – Tahun 2018, sebanyak enam kampung bakal dipimpin oleh Penjabat sementara (Pjs) kepala kampung di karenakan jabatan kepala kampung di enam kampung telah habis masa tugasnya.

Saat ini, lima Pj yang telah dilantik salah satunya adalah Pjs Kepala Kampung Pulau Besing yang dilantik, Senin (9/7) oleh Camat Gunung Tabur, Mulyadi.

Enam kampung yang akan dipimpin Pj tersebut yakni, Kampung Pandan Sari, dan Bukit Makmur di Kecamatan Segah, Kampung Cepuak dan Suka Murya di Kecamatan Talisayan, serta Kampung Sambakungan dan Pulau Besing di Kecamatan Gunung Tabur. Sementara tahun depan, juga ada 15 kepala kampung memasuki purna tugas.

Pelatikan Pjs Kepala Kampung Pulau Besing, Camat Gunung Tabur, Mulyadi mengharapkan Pjs kepala kampung yang dilantik mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya serta mampu mengawal dan menjalankan roda pemerintahan di Pulau Besing.

“Pjs kepala kampung yang baru dilantik akan melaksanakan tugasnya sampai pelaksanaan pemilihan kepala kampung serentak gelombang III yang akan dilaksanakan 2019 mendatang. Oleh sebab itu saya berpesan dapat mendinginkan suasana terkait isu pemilihan kepala kampung di Pulau Besing sampai ditetapkannya kepala kampung definitif,” ujarnya.

Mulyadi juga meminta Pjs segera melakukan komunikasi dan koordinasi  dengan semua elemen masyarakat, para tokoh dan pemuda agar tercipta masyarakat rukun dan harmonis. Unsur aparatur kampung harus mampu membangun komunikasi dengan baik dan harmonis, maupun berkonsultasi serta bekerjasama dalam penyelenggaraan pemerintahan kampung.

Mulyadi juga mengingatkan Pjs agar kebijakan Pemerintah Kabupaten untuk mengalokasikan anggaran melalui ADK bisa dikelola dengan baik sesuai aturan yang berlaku dan transparan. Apalagi tahun ini, ADK yang akan diterima kampung akan bertambah dengan total Rp 2 miliar.

“Bukan hal yang mudah merealisasikan hal tersebut. Karena akan banyak tantangan dan hambatan yang dihadapi. Karena itu, perlu sinergi dengan semua elemen yang ada di kampung,” jelas Mulyadi. (hms5/asa)