Detail Berita

Safari Halal Bihalal Pemkab Berakhir di Segah

Dibuat pada 10 July, 2018, terakhir di modifikasi 10 July, 2018

Safari Halal Bihalal Pemkab Berakhir di Segah
Safari Halal Bihalal Pemkab Berakhir di Segah

PROKAL.COTANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram beserta jajaran pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali melaksanakan kegiatan halal bihalal, Senin (9/7).

Setelah menggelar halal bihalal di seluruh kecamatan wilayah pesisir, Kelay, Maratua dan Derawan, kini giliran Kecamatan Segah dan menjadi kegiatan halal bihalal terakhir tahun ini.

Kegiatan ini diselenggarakan di Pendopo Kecamatan Segah dihadiri masyarakat dari beberapa kampung serta tokoh agama dan masyarakat.

Pelaksanaan halal bihalal masih dalam rangka suasana perayaan Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah. Dalam sambutannya, Camat Segah, Muzzakir menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat serta tamu undangan yang hadir. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat serta pemerintah daerah untuk saling bersinergi dan mendekatkan diri sehingga tercipta hubungan emosional yang kuat.

Bupati Berau Muharram mengatakan inti utama dalam kegiatan ini adalah menjalin silaturahmi antara masyarakat dengan pemerintah. Ia menegaskan bahwa tali silaturahmi yang dijalin ini tidak memiliki batas baik secara perbedaan agama, suku dan budaya. Karena seluruh masyarakat di Berau merupakan satu kesatuan yang harus dipertahankan sebagai warna dalam upaya memajukan pembangunan daerah.

“Jangan kita saling menghargai dan menghormati karena hanya memiliki agama yang sama, tapi seluruhnya harus bisa dirangkul untuk menciptakan persatuan dan kesatuan,” katanya.

Dalam kesempatan ini juga, Muharram kembali menegaskan bahwa pemerintah tetap memberikan perhatian utama terhadap pembangunan di kampung. Ia mengatakan kepala kampung tetap menjalankan program pembangunan yang telah direncanakan. Meskipun Alokasi Dana Kampung (ADK) yang diterima kampung belum mencapai angka yang ditetapkan Rp 2 miliar, namun pemerintah akan kembali memberikan tambahan di APBD Perubahan nanti.

“Diatur pemanfaatannya untuk menutupi kekurangan perencanaan yang telah disusun saat anggaran murni lalu. Saya berharap ADK ini bisa disalurkan dengan maksimal dan mampu menyelesaikan masalah dasar di kampung. Pemerintah akan mengevaluasi penyaluran ADK secara rutin,” pungkasnya.(hms5/asa)