Detail Berita

Jatida Pandan Sari Raih Predikat Pakarti Madya III

Dibuat pada 9 July, 2018, terakhir di modifikasi 9 July, 2018

Jatida Pandan Sari Raih Predikat Pakarti Madya III
Jatida Pandan Sari Raih Predikat Pakarti Madya III

PROKAL.COTANJUNG REDEB - Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Jatida Kampung Pandan Sari Kecamatan Segah yang dipercaya menjadi wakil Kaltim dalam lomba posyandu tingkat nasional berhasil meraih predikat Pakarti Madya III.

Penghargaan diserahkan langsung Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, kepada Wakil Ketua II TP PKK Kabupaten Berau, Rohaini, mewakili Ketua TP PKK Berau Sri Juniarsih Muharram, pada Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional di Manado Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (6/7).

Posyandu Jatida Kabupaten Berau, masuk dalam enam besar nasional bersama dengan Posyandu  perwakilan dari Provinsi Jogjakarta, Jawa Tengah, Jambi, Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan. Masuk dalam enam besar dari 34 provinsi se Indonesia menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Berau, maupun Provinsi Kalimantan Timur secara umum.

Dengan diraihnya predikat Pelaksana Terbaik Pakarti Madya III, menjadi semangat dan motivasi bagi seluruh kader PKK, khususnya para kader Posyandu dalam menjadi program dan kegiatan memberikan pendampingan kepada masyarakat, khususnya kepada ibu dan anak.

Ketua TP PKK Berau, Sri Juniarsih Muharram, mengaku bangga dan salut atas prestasi yang diterima Posyandu Jatida Kampung Pandan Sari yang berprestasi di nasional. Apa yang diraih Posyandu Jatida dikatakannya merupakakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Berau. Pasalnya, untuk masuk dalam enam besar secara nasional cukup berat dengan persaingan yang ketat dari Posyandu seluruh Indonesia. “Ini kebanggaan bagi kita semua, tidak hanya para pengurus dan kader Posyandu Jatida, tapi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Berau dengan diraihnya penghargaan tingkat nasional,” ungkapnya.

Posyandu disampaikannya, memiliki peran penting dalam masyarakat. melalui posyandu masyarakat memperoleh kemudahan mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan dasar. Terutama berkaitan dengan penutunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi dan balita. Selain itu Posyandu bermanfaat bagi kader itu sendiri sebagai untuk mewujudkan aktualisasi dirinya dalam membantu masyarakat menyelesaikan masalah kesehatan. Terutama berkaitan dengan penurunan angka kematian ibu, bayi dan balita.

“Para Kader Posyandu Jatida, telah menjalankan perannya dengan baik di tengah-tengah masyarakat. dan ini yang menjadi kebanggaan hingga meraih penghargaan nasional,” jelasnya.

Salah satu gerakan yang menjadi isu nasional adalah gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). Gerakan ini didukung seluruh kader PKK dan kader Posyandu dengan berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan. Kader PKK dan Posyandu merupakan ujung tombak dalam membantu pemerintah untuk mewujudkan masyarakat hidup bersih dan sehat. Germas ini juga telah dilaksanakan para kader Posyandu Jatida dalam memberikan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat.

Prestasi yang diraih Posyandu Jatida diharapkan Sri Juniarsih, menjadi motivasi dan semangat bagi seluruh kader PKK dan Kader Posyandu di Bumi Batiwakkal. Seluruh posyandu berlomba-lomba untuk selalu menjadi yang terbaik. Ini juga ditunjukkan dengan berbagai prestasi yang diraih para posyandu dari setiap kampung di Kabupaten Berau. “Ini jadi semangat kepada seluruh kader posyandu untuk terus menjadi yang terbaik, di Kaltim bahkan di nasional seperti yang telah ditunjukkan Posyandu Jatida,” tandasnya. (hms4/app)