Detail Berita

Bupati-Wabup Buka Bersama Jajaran RSUD Abdul Rivai

Dibuat pada 8 June, 2018, terakhir di modifikasi 8 June, 2018

Bupati-Wabup Buka Bersama Jajaran RSUD Abdul Rivai
Bupati-Wabup Buka Bersama Jajaran RSUD Abdul Rivai

PROKAL.COTANJUNG REDEB – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai mengelar buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Berau dengan anak yatim piatu dan santri, Selasa (5/6).

Kegiatan rutin tahunan itu dihadiri Bupati Muharram, Wakil Bupati Agus Tantomo, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan puluhan anak yatim piatu.

Dalam sambutannya, Direktur RSUD Abdul Rivai, Nurmin Baso menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan program rutin dari pihak rumah sakit dalam kegiatan sosial. Selain buka puasa bersama juga digelar dengan pemberian bantuan kepada anak yatim piatu. “Kita juga mengadakan kegiatan di Labanan untuk memberi bantuan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Nurmin Baso juga menyampaikan terkait kinerja RSUD Abdul Rivai selama ini dalam melayani kesehatan masyarakat. Selain itu, ia juga memaparkan berbagai program yang telah dijalankan saat ini. Salah satunya adalah membuka pelayanan gangguan jiwa. Karena menurutnya tingkat penyakit kejiwaan di Kabupaten Berau cukup tinggi di Provinsi Kaltim.

“Kita sudah sediakan sarana dan prasarana penunjangnya, begitu juga dengan dokter spesial sudah ada,” ungkapnya.

Dalam kegiatan buka puasa bersama ini, diisi oleh tausiah agama yang disampaikan oleh Bupati Muharram. Pada tausiahnya, ia menyampaikan bahwa bulan puasa saat ini merupakan momentum positif yang harus dimanfaatkan umat Islam dalam mengumpulkan pahala.

Ia menegaskan bahwa cita-cita tertinggi umat Islam adalah mendapatkan tempat yang layak di surga nantinya. Sehingga kesenangan yang ada di dunia tidak bisa dijadikan sebagai indikator kesuksesan seorang muslim. Harta dan kesenangan yang didapat di dunia akan habis begitu saja ketika maut memanggil.

“Kita harus mulai merubah cara berpikir kita sejak saat ini. Karena yang dipandang manusia selama ini adalah jabatan, harta dan kekayaan. Ini menjadi ukuran seseorang itu dihargai. Tapi kesuksesan yang sesunguhnya adalah bagaimana kita bisa duduk bersama-sama dengan Allah nanti,” katanya.

Muharram juga mengingatkan kembali kepada seluruh umat Islam dapat menunaikan kewajibannya dalam membayar zakat. Ia menilai bahwa zakat ini lah yang akan menjadi tabungan nantinya untuk menentukan umat Islam bisa masuk surga. “Memang hasilnya bukan seperti kita membeli emas, yang langsung kelihatan. Ini menjadi ujian bagi kita bersama. Mari kita manfaatkan waktu yang sisa beberapa hari lagi ini, karena belum tentu kita bisa merasakan ramadan lagi,” pungkasnya. (hms5/app)