Detail Berita

Bangun Rumah Hortikultura di Trans Bangun

Dibuat pada 15 May, 2018, terakhir di modifikasi 15 May, 2018

Bangun Rumah Hortikultura di Trans Bangun
Bangun Rumah Hortikultura di Trans Bangun

PROKAL.COTANJUNG REDEB – Pemerintah saat ini fokus membantu petani khususnya yang bergerak pada pertanian hortikultura. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pangan akan membangun rumah tampung tanaman hortikultura di Kampung Trans Bangun.

Pembangunan ini juga merupakan salah satu pengembangan program desa pangan mandiri. Kepala Dinas Pangan Berau, Pattah Hidayat mengatakan rumah penampungan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah membantu petani memasarkan hasil petaniannya. Mengingat selama ini, para petani sering mengalami persoalan pemasaran hasil pertanian. Padahal tingkat produksi pertanian cukup tinggi. “Rencananya hari ini tim turun ke lokasi bersama konsultan,” ujarnya.

Keuntungan lainnya yang bisa didapatkan para petani adalah harga penjualan yang disesuaikan. Sehingga tidak terjadi permainan harga, seperti yang sering dialami para petani. “Karena harga bisa memengaruhi inflasi juga. Jadi kalau sudah diatur, maka terjadi stabilitas harga di pasaran. Yang jelas akan menguntungkan para petani karena tidak perlu lagi ke mana-mana menjual hasil panennya, tinggal di rumah penampungan saja,” jelasnya.

Sementara hasil panen petani yang ditampung di rumah hortikultura akan dipasarkan ke berbagai daerah. Saat ini, sudah ada rumah penampungan sementara yang dikelola oleh kelompok tani harapan makmur. Hasil pertanian hortikultura dari kelompok tani di beberapa kecamatan pun sudah masuk rumah penampungan sementara, seperti Talisayan, Bidukbiduk, dan Maratua.

“Jadi kalau kita lihat antusias para petani sangat tinggi. Karena semuanya sudah menyuplai ke sini. Selanjutnya akan dipasarkan ke perusahaan, ke pasar bahkan sampai ke luar daerah,” imbuhnya.

Selain pembangunan rumah penampungan hortikultura, dalam memenuhi program kemandirian pangan di Berau, Dinas Pangan juga menjalankan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Program tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai ketahanan dan kemandirian pangan di tingkat rumah tangga. Konsep yang diterapkan dalam program ini yaitu pemanfaatan lahan pekarangan keluarga, baik di pedesaan maupun perkotaan untuk dikembangkan menjadi lahan pertanian keluarga.

Dinas Pangan telah bekerjasama Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Kaltim serta instansi terkait lainnya dalam mendukung program KPRL. Program ini pun dijalankan bertahap. Saat ini KPRL sudah dijalankan di dua kecamatan yakni Segah dan Gunung Tabur. Selain itu, kebun produksi kelurahan atau desa juga dapat memproduksi bahan pangan alternatif dan sayuran untuk ketahanan pangan masyarakat setempat. Kegiatan ini telah mampu menekan pengeluaran keluarga di perkotaan terhadap kebutuhan pangan sehari-hari.(hms5/asa)