Detail Berita

Ilmu Pengetahuan Kunci Pembangunan

Dibuat pada 13 March, 2018, terakhir di modifikasi 13 March, 2018

Ilmu Pengetahuan Kunci Pembangunan
Ilmu Pengetahuan Kunci Pembangunan

PROKAL.COTANJUNG REDEB – Meskipun memiliki sumber daya alam yang melimpah belum menjadi patokan dalam memajukan daerah. Perlu didukung sumber daya manusia (SDM) yang menguasai ilmu pengetahuan untuk mengelola kekayaan yang dimiliki daerah.

Pesan itu disampaikan Bupati Berau Muharram dalam sidang terbuka senat Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Berau dalam rangka Wisuda IV yang dilaksanakan di Hotel Bumi Segah, Tanjung Redeb, Senin (12/3) kemarin.

“Mari bersama membangun daerah dengan menciptakan sarjana yang siap bersaing dalam dunia kerja,” ajak bupati melalui Staf Ahli Bidang Pendidikan Pemkab Berau, Armyn Zulkiflie.

Dia menegaskan bahwa selama ini PDRB Berau masih didominasi oleh sektor pertambangan. Padahal masih banyak sektor-sektor potensial lainnya yang bisa dikelola dan dimaksimalkan dalam meningkatkan pendapatan daerah. Dengan diimbangi SDM andal serta SDA yang melimpah tentu menjadi kunci utama dalam membangun dan memajukan daerah.

Dalam wisuda ini, Stiper meluluskan sebanyak 33 wisudawan. Kepada pada wisudawan diharapkan dapat berperan serta dalam membangun daerah. Di mana, visi dan misi pemerintah daerah yang ingin mewujudkan Kabupaten Berau yang unggul, sejahtera, berdaya saing, dan memanfaatkan SDA berbasis SDM.

Armyn mengatakan dalam mewujudkan visi dan misi ini tentu harus diikuti dengan peran aktif seluruh pihak termasuk wisudawan yang siap bersaing dalam dunia kerja. Perlu ada nilai tambah dari seluruh wisudawan. Nilai tambah yang dimaksud adalah mengelola hasil bumi menjadi barang jadi yang siap dipasarkan.

“Wisudawan dituntut untuk memacu dan mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam membantu pembangunan daerah,” tegasnya.

Dalam mewujudkannya juga perlu terobosan-terobosan, salah satunya penguatan dunia pendidikan yang dapat menghasilkan SDM andal dan memiliki pengetahuan yang mampu bersaing dengan negara luar. Meskipun perlu waktu cukup lama hingga akhirnya bisa sampai pada tahap tersebut, namun upaya tersebut harus dimulai sejak sekarang.

Selain ilmu pengetahuan yang tinggi, perlu juga dibekali kecerdasan akhlak dan spiritual. Sehingga pembangunan yang dilaksanakan bisa seimbang dan memiliki manfaatkan besar bagi masyarakat, ujarnya.(hms5/asa)