Detail Berita

Penetapan BNNK Tunggu Keputusan Menpan-RB

Dibuat pada 13 February, 2018, terakhir di modifikasi 13 February, 2018

Penetapan BNNK Tunggu Keputusan Menpan-RB
Penetapan BNNK Tunggu Keputusan Menpan-RB

PROKAL.COTANJUNG REDEB – Selangkah lagi upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) terwujud.

Saat ini, pembentukan BNNK tinggal menunggu keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Berau Agus Tantomo.

Beberapa waktu sebelumnya, juga dilakukan pertemuan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait pembentukan ini. Wabup mengatakan dari hasil pertemuan tersebut diketahui bahwa penetapan sudah masuk ke Kemenpan-RB.

“Tinggal selangkah lagi. Kita masih menunggu hasilnya. Kalau sesuai jadwal, paling lambat bulan ini sudah ada keputusan,” jelas wabup.

Ia mengatakan, penetapan tersebut telah melalui proses yang amat panjang. Di mana, Berau sebelumnya telah mengajukan proposal pembentukan BNNK kepada BNN. Dan dari surat pengajuan itu, dinilai sangat prioritas membentuk BNNK di Berau.

Pertimbangannya, karena kondisi geografis di Bumi Batiwakkal yang sering dimanfaatkan pebisnis narkotika melakukan peredaran narkoba di Bumi Batiwakkal.

“Jadi kalau sudah ada BNNK di sini, kita berharap dapat memutus rantai peredaran narkoba. Karena di sini (Berau,red.) pintu gerbang untuk masuk ke wilayah-wilayah lain di Kaltim,” katanya.

Selain itu, pertimbangan lain adalah Berau sudah menyiapkan lahan seluas 1.000 meter per segi untuk pembangunan kantor BNNK serta fasilitas lainnya.

“Nilai kita tertinggi yaitu 96 poin. Dari sini sudah bisa dipastikan bahwa BNNK akan dibentuk di Berau. Nanti juga akan ada kunjungan dari Kemenpan-RB dan BNN ke sini untuk melihat lagi kesiapan kita,” ujarnya.

BNNK tidak lagi menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan anggaran dari pusat. “Untungnya kalau BNNK, selain soal kewenangan, juga dapat anggaran dari APBN, sehingga kita bisa hemat APBD,” pungkasnya.(hms5/asa)