Detail Berita

Wabup Teken Hibah dari Kementerian ESDM

Dibuat pada 12 February, 2018, terakhir di modifikasi 12 February, 2018

Wabup Teken Hibah dari Kementerian ESDM
Wabup Teken Hibah dari Kementerian ESDM

PROKAL.COTANJUNG REDEB - Pemenuhan energi listrik di perkampungan di Bumi Batiwakkal secara bertahap terpenuhi. Tidak hanya dengan dukungan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Berau. Namun pemenuhan energi listrik dengan memanfaatkan potensi yang ada juga didukung pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 kwp telah dibangun Satuan Kerja Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi di Kampung Balikukup Kecamatan Batu Putih. Pembangkit yang dibangun tahun 2017 dengan anggaran kurang lebih Rp 7,746 miliar. Secara resmi dihibahkan Kementerian ESDM kepada Pemkab Berau.

Berita acara serah terima barang milik negara diteken Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, Wawan Supriatna. Disaksikan Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, Rida Mulyana. Penandatangan digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (8/2).

Dalam berita acara serah terima hibah menyebutkan Pemkab Berau selaku pihak kedua bertanggung jawab penuh atas pengaturan, penyimpanan, penggunaan, pengelolaan, pengawasan, pemeliharaan dan pencatatan aset pada unit penatausahaan kuasa pengguna barang Pemerintah Kabupaten Berau, serta bertanggung jawab atas segala risiko yang timbul dari barang milik negara yang telah diserah terimakan tersebut. Sementara Ditjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, melakukan penghapusan barang milik negara yang dibiayai dengan APBN dari daftar neraca barang persediaan kuasa pengguna barang satuan kerja Ditjen EBTKE sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Wabup Agus Tantomo, yang menanda tangani berita acara hibah, menyampaikan terima kasih atas dukungan Kementerian ESDM dalam pemenuhan energi listrik di pelosok Bumi Batiwakkal. Pasalnya, wilayah geografis Berau yang begitu luar tidak memungkin seluruh kampung terjangkau jaringan PLN. Terlebih untuk perkampungan yang berada di kepulauan. Sehingga PLTS menjadi salah satu solusi dalam pemenuhan energi listrik. Tidak hanya mendapat dukungan dari pemerintah pusat, pemenuhan PLTS komunal di Kabupaten Berau juga mendapat dukungan dari beberapa lembaga, serta alokasi dari APBD Berau.

“Pemkab Berau menyampaikan terima kasih kepada Kementerian ESDM yang mewujudkan pembangunan PLTS komunal di Kampung Balikukup. Kita akan terus usulkan untuk pembangunan di kampung lain,” ungkapnya.

PLTS komunal Kampung BidukBiduk yang kini telah tercatat sebagai aset Pemkab akan ditindaklanjuti dengan berita acara serah terima operasional (Basto) kepada pemerintah kampung Balikukup. Sehingga operasional pembangkit listrik ini akan dikelola pemerintah kampung yang juga dapat mengalokasikan anggaran melalui alokasi dana kampung (ADK).

Selanjutnya, aset PLTS ini akan dihibahkan kepada pemerintah kampung yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab kampung. Termasuk bisa dikelola lebih optimal melalui badan usaha milik kampung (BUMK).

“Yang pasti dicatat dulu sebagai aset Pemkab dan dibuatkan berita acara serah terima operasional ke kampung, karena PLTS ini akan lebih efesien dikelola pemerintah kampung,” ungkap Wahid Hasim, kepala Sub Bidang Pemanfaatan dan Pengelolaan Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Berau, yang mendampingi Wabup saat penandatangan hibah. (hms4/app)