Detail Berita

Asa Cabor Renang

Dibuat pada 27 December, 2017, terakhir di modifikasi 27 December, 2017

JADI HARAPAN
JADI HARAPAN
Muhammad Rizqy Ramadhan (tengah) bersama para juniornya pada event Pra-Porprov dan Kejurprov Renang, 22-23 Desember lalu di Samarinda.

PROKAL.COTANJUNG REDEB - Kepercayaan diri Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Berau membumbung. Meski terbilang tak begitu memuaskan, setidaknya cabor renang berhasil mengamankan atletnya lolos Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VI/2018 di Kutai Timur.

Raihan 1 medali emas, 1 perak dan 4 perunggu pada Pra-Porprov di Samarinda, menjadi pembangkit gairah semangat kontingen Berau pada cabor renang. Meski belum memuaskan, namun prestasi itu didapatkan pasca kepengurusan yang tidak aktif selama lebih dari 2 tahun. Belum lagi pencapaian perenang dari Berau mendapatkan 4 emas, 3 perak dan 1 perunggu pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang dilaksanakan setelah pra-porprov tersebut.

Ketua PRSI Berau Hasanul Haq Batubara mengatakan, membuat semangat seluruh pihak baik pengurus, pelatih, atlet dan juga orangtua atlet meningkat.

“Prestasi tersebut menjadi pelepas dahaga setelah kepengurusan terdahulu yang vakum lebih dari 2 tahun. Alhamdulillah, artinya PRSI Berau saat ini menuju jalan yang lebih baik,” katanya kepada Berau Post, kemarin (26/12).

Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua IV KONI Berau ini mengaku, para atlet dan orangtua sempat putus asa lantaran kepengurusan terdahulu yang tidak aktif. Namun, Hasanul menjelaskan, untuk bisa kembali meraih prestasi dibutuhkan pengorbanan seluruh pihak. Ia pun akan membantu dan menjadi pendorong, agar para atlet renang Bumi Batiwakkal-sebutan Kabupaten Berau- mampu meraih prestasi.

“Terbukti kan saat ini, meski masih sangat sedikit. Tapi itu patut disyukuri. Ini jadi pelecut semangat kami untuk melakukan pembinaan dan meningkatkan prestasi,” ujarnya.

Melakukan pembinaan ujar Hasanul, menjadi tugas utama PRSI Berau saat ini. Minimnya atlet yang berlaga pada pra-porprov dan kejurprov, menjadi faktor raihan prestasi. Padahal kontingen lainnya terangnya, membawa atlet hingga puluhan orang. Sementara Berau hanya mengirim 7 atlet untuk berlomba pada event tersebut.

“Ini pekerjaan rumah kami yang harus dituntaskan selama masa kepengurusan. Tahun depan kami sudah menyusun beberapa program utama untuk bisa mendapatkan atlet. Salah satunya dengan menggelar kejuaraan tingkat kabupaten untuk atlet usia dini. Harapannya, kami bisa menjaring bibit atlet potensial pada event tersebut,” pungkasnya. (rio2)