Detail Berita

Bupati Resmikan Infrastruktur Dasar Long Lanuk

Dibuat pada 6 December, 2017, terakhir di modifikasi 6 December, 2017

Bupati Resmikan Infrastruktur Dasar Long Lanuk
Bupati Resmikan Infrastruktur Dasar Long Lanuk

PROKAL.COTANJUNG REDEB -Bupati Berau Muharram meresmikan infrastruktur dasar di Kampung Long Lanuk, Kecamatan Sambaliung, Selasa (5/12). Kegiatan ini merupakan realisasi dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Berau Coal.

Ada tiga kegiatan yang masuk dalam peresmian tersebut yakni, Dermaga SD 006, Water Treatment Plant (WTP), dan Peletakan batu pertama jaringan listrik.

Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Kampung Long Lanuk, Sulaiman mengapresiasi bantuan dan kerja sama dari Berau Coal yang telah memperhatikan kebutuhan warga Kampung Long Lanuk tersebut. Ia juga berharap ke depan, perusahaan maupun pemerintah daerah lebih memberikan perhatian bagi salah satu kampung yang berada jauh dari ibu kota kabupaten tersebut.

“Ada beberapa sarana yang sangat kita perlukan untuk dibenahi, seperti rumah ibadah dan jaringan telekomunikasi. Selama ini kami juga terus menyampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) agar hal ini bisa direalisasikan,” ungkap Sulaiman.

Sementara Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Berau Coal Gatot Budikuncahyo menjelaskan, beberapa tahun terakhir pihak perusahaan telah menyalurkan kewajiban khususnya kepada kampung-kampung yang berada dalam lingkar tambang, salah satunya pembangunan jaringan listrik. Tercatat sekitar 3.000 sambungan rumah telah dipasang.

Program inipun mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Bupati Berau Muharram mengatakan, kepedulian perusahaan terhadap kampung-kampung yang berada dalam wilayah kerja perusahaan sangat diperlukan. Berbagai program bantuan yang dijalankan pun memberikan keringanan bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di kampung.

Bupati Muharram berpesan kepada masyarakat kampung agar infrastruktur yang telah dibangun ini bisa dijaga bersama-sama. Sehingga manfaat yang diberikan kepada masyarakat bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Seperti WTP yang sudah dibangun ini. Kalau bisa dikelola oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK). Sehingga distribusi air bersih bisa lebih terarah dan lancar, kemudian retribusi yang dikumpulkan bisa memberikan penghasilan bagi kas kampung,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta masyarakat menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Kampanye ini menjadi hal wajib yang harus dilakukannya sebagai kepala daerah.

“Dengan dijalankannya budaya bersih dan sehat ini akan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang aandal,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah, manajemen PT Berau Coal dan beberapa pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).(hms5/asa)