Detail Berita

Partisipasi Pemilih Ditarget Capai 77 Persen

Dibuat pada 6 December, 2017, terakhir di modifikasi 6 December, 2017

Partisipasi Pemilih Ditarget Capai 77 Persen
Partisipasi Pemilih Ditarget Capai 77 Persen

PROKAL.COTANJUNG REDEB – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Berau menggelar sosialisasi pelaksanaan pemilihan gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Derawan Indah, Tanjung Redeb, Selasa (5/12).

Sosialisasi yang dihadiri ratusan peserta dari organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) serta Paguyuban tersebut dibuka Wakil Bupati (Wabup) Berau Agus Tantomo.

Dalam sambutannya, Wabup Agus Tantomo mengungkapkan pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pilkada) tingkat provinsi di Kaltim bukan kali pertama digelar, melainkan sudah yang ke-3 kali dilaksanakan.  Dengan demikian pelaksanaan pilkada ini bukan menjadi hal yang luar biasa lagi, sehingganya pihak penyelenggara pemilu di harapkan mampu bekerja secara profesional.

“ Saya berharap penyelanggaraan pemilu nanti dapat berjalan dengan baik dan lancar, jangan sampai terjadi ketimpangan di dalam tubuh KPU yang nantinya dapat menyebabkan independensi KPU sebagai penyelenggara pilkada runtuh,” jelasnya.

Wabup juga mengatakan, kesuksesan pelaksanaan Pilkada tak cukup jika diserahkan kepada penyelenggara semata, namun perlu juga peran aktif masyarakat seperti dari tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas serta berbagai elemen masyarakat lainnya guna menyukseskan tahapan pelaksanaan pilkada mendatang.

“Artinya kalau masyarakat antusias mengikuti pemilu dan persentase keikutsertaan masyarakat menggunakan hak suaranya tinggi, maka pemilu semakin baik dan berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Sekertaris Kesbangpol Provinsi Kaltim, Deny Sutrisno yang menjadi salah satu narasumber mengatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan bagain dari partisipasi  Pemerintah Daerah dalam memfasilitasi penyelanggara Pemilu dalam mensosialisasikan pelaksanaan tahapan pemilukada tahun 2018 kepada masyarakat.

“Memang kita sadari sosialisasi ini bukan satu satunya cara untuk meningkatkan partisipiasi pemilih karena masih banyak cara lain, namun salah satunya melalui sosialisasi yang menyangkut pasangan calon serta program merupakan bagian dari upaya meningkatkan partisipasi pemilih pada pilkada 2018 mendatang,” ujarnya.

Perlunya peningkatan partisipasi pemilu tahun 2018 sangat berpengaruh bagi pemerintah daerah sebagi bentuk kesuksesan proses demokrasi.

Pada Pilgub 2013 jumlah partisipasi masyarakat menyalurkan hak suaranya hanya 55,81 persen, sementara pada Pileg 2014  hanya  62,63 persen, dan Pilkada serentak tahun 2015 partisipasi pemilih turun menjadi 57,8 persen.

“Pilkada tahun 2018 target partisipasi pemilih yang dibebankan kepada penyelenggara pemilu mencapai 77 persen,melihat kondisi terakhir pilkada tahun 2015 yang cukup rendah, tentu ini akan menjadi pekerjaan rumah bersama dalam meningkatkan partisipasi pemilih,” ujarnya.(hms17/asa)