Detail Berita

Sigap Sejahtera Ubah Kampung Jadi Luar Biasa

Dibuat pada 6 December, 2017, terakhir di modifikasi 6 December, 2017

Sigap Sejahtera Ubah Kampung Jadi Luar Biasa
Sigap Sejahtera Ubah Kampung Jadi Luar Biasa

PROKAL.COTANJUNG REDEB – Guna mendorong percepatan pembangunan kampung, Pemerintah Kabupaten Berau bekerjasama Non Government Organization (NGO) The National Concervancy (TNC) mencanangkan program Sigap Sejahtera, aksi inspiratif warga untuk perubahan sejahtera untuk 100 kampung di Kabupaten Berau.

TNC menggagas program model pendekatan pembangunan kampung dengan pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya pelestarian lingkungan. Pemkab Berau bersama TNC menggelar pelatihan aplikasi Sigap bagi 1.200 peserta yang berasal dari aparatur kampung, pemerintah kecamatan, dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, di Gedung Olahraga Pemuda, Senin (4/12).

Pelatihan ini dibuka Bupati Berau Muharram dihadiri Ketua DPRD Berau, Syarifatul Syadiah, Sekkab Jonie Marhansyah, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kaltim, Jauhar Efendi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Ilyas Natsir, menjelaskan Sigap adalah bahasa Banua yang berarti selalu siap, cepat, cekatan. Program aksi inspiratif untuk perubahan mengajak masyarakat kampung selalu siap, cepat dan cekatan dalam mendorong pembangunan kampungnya.

Aksi inspiratif warga untuk perubahan sejahtera, diwujudkan dalam upaya mengubah warga kampung menjadi luar biasa melalui program pelatihan kepala kampung beserta perangkatnya. Sehingga program sigap ini tidak hanya menjadi model pendekatan pembangunan kampung sebagai pioner, namun juga untuk Indonesia.

Setiap kampung mendapat dukungan smartphone berbasis android untuk aplikasi Sigap dengan memanfaatkan teknologi informasi semakin mempercepat pembangunan kampung. Sebanyak 1.200 smartphone dibagikan TNC kepada perangkat kampung.

“Ini sangat luar biasa dukungan untuk pembangunan kampung,” jelas Ilyas.

Sementara Bupati Berau Muharram, juga mengapresiasi program Sigap yang digagas TNC. Saat ini, jelas Muharram, perkembangan teknologi informasi begitu cepat sehingga harus dimanfaatkan maksimal dalam mendorong percepatan pembangunan kampung agar visi-misi Kabupaten Berau 2021 sejahtera, unggul dan berdaya saing, dapat tercapai.

Muharram juga berharap program Sigap dapat mendorong tata kelola pemerintahan kampung yang baik. Pemerintah kampung harus memahami regulasi pengelolaan kampung dan memahami detail kondisi wilayahnya. Lalu memiliki perencanaan pembangunan kampung jangka menengah. Selanjutnya melaksanakan program dengan efisien, efektif dan transparan. Serta yang terpenting adalah menyusun dan menyampaikan pertanggungjawaban tepat waktu.

“Semua masyarakat harus mendapat ruang untuk berusaha, makanya pemerintah kampung harus punya profil desa,” pinta bupati.

Pemkab Berau juga mendorong pemerintah kampung untuk membentuk badan usaha milik kampung (BUMK) guna menggerakkan dan memberdayakan ekonomi masyarakat.

“Jika BUMK dibentuk dan dikelola dengan baik, saya yakin akan meningkatkan ekonomi masyarakat,” tandasnya.(hms4/asa)