Detail Berita

Dermaga Eks Pasar Gayam untuk Pariwisata

Dibuat pada 11 October, 2017, terakhir di modifikasi 11 October, 2017

Dermaga Eks Pasar Gayam untuk Pariwisata
Dermaga Eks Pasar Gayam untuk Pariwisata

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dermaga eks pasar Gayam yang berada di depan Taman Sanggam Jalan Milono Tanjung Redeb akan dikelola untuk pariwisata. Salah satunya menjadi tempat sandar speedboat yang membawa wisatawan ke destinasi wisata di Kabupaten Berau.

Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, meminta keberadaan dermaga ini segera dimanfaatkan. Hal itu ditegaskannya dalam rapat bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, di ruang rapat Kakaban Setkab Berau, Selasa (10/10) kemarin.

Aktivitas speedboat yang selama ini melayani wisatawan dari Kota Tanjung Redeb ke sejumlah objek wisata bahari, seperti Derawan dan Maratua, belum terfokus pada satu tempat. Fasilitas yang dimanfaatkan juga belum maksimal, sehingga memberikan kesan yang kurang nyaman kepada wisatawan. Sehingga keberadaan dermaga eks Pasar Gayam yang dibangun beberapa tahun lalu ini diharapkan menjadi solusi untuk menjadi tempat yang nyaman bagi wisatawan. Meskipun beberapa pembenahan harus dilakukan, termasuk pengerukan sedimentasi di sekitar dermaga.

Wabup Agus Tantomo, mengharapkan pembenahan pada dermaga eks Pasar Gayam ini dapat segera dilakukan. Dinas Perhubungan bersama OPD terkait diminta untuk menyusun kebutuhan fasilitas yang harus dipenuhi. Termasuk memprogramkan pengerukan sedimentasi. Pasalnya, keberadaan dermaga eks Pasar Gayam saat ini dinilai strategis sebagai dermaga wisata dan menjadi jalur satu pintu keluar dan masuk wisatawan yang berwisata melalui jalur sungai.

“Dermaga ini dimanfaatkan menjadi dermaga wisata dan perlu dilakukan pembenahan agar lebih maksimal pemanfaatannya,” jelasnya.

Tidak hanya pada sisi dermaga dan sungai yang harus dilakukan pembenahan, namun pada sisi darat disampaikan Agus Tantomo perlu dilakukan penyempurnaan dengan penambahan fasilitas pendukung, seperti ruang tunggu lengkap dengan musala maupun fasilitas toilet. Serta berbagai fasilitas lain dalam rangka memberikan kenyamanan kepada wisatawan bahkan bisa disiapkan tepat penyediaan suvenir yang juga menjadi daya tarik. “Saya kira ini perlu dilakukan untuk lebih baik kedepannya.

Sementara menunggu pembenahan dilakukan, untuk tetap menyediakan fasilitas satu pintu bagi penyedia jasa angkutan speedboat wisatawan, Wabup meminta Disbudpar Berau memanfaatkan fasilitas yang ada, termasuk bekerjasama dengan perusahaan swasta yang memiliki dermaga. Seperti dermaga milik PT Berau Coal di kawasan Jalan Pulau Derawan Tanjung Redeb. “Sementara untuk tetap bisa satu pintu bisa bekerja sama dengan yang sudah memiliki dermaga, karena ini hanya untuk naik dan turunnya wisatawan,” tandasnya.