Detail Berita

Evaluasi dan Data Ulang Ormas

Dibuat pada 12 September, 2017, terakhir di modifikasi 12 September, 2017

Apridoh Piarso
Apridoh Piarso

PROKAL.COTANJUNG REDEB - Keberadaan organisasi kemasyarakatan (Ormas) di tengah-tengah masyarakat memiliki peranan penting sebagai wadah kegiatan positif. Akan tetapi, dalam menjalankan perannya Ormas harus terdaftar pada pemerintah.

Sehingganya Pemerintah Kabupaten Berau, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mulai kembali melakukan evaluasi sekaligus melakukan pendataan ulang terhadap organisasi masyarakat yang ada di Bumi Batiwakkal.

Ormas yang ada diimbau, untuk segera mendaftar diri pada Kesbangpol untuk selanjutnya mendapat surat keterangan terdaftar.

Menurut Kepala Kesbangpol Berau, Apridoh Piarso, dengan terdaftarnya organisasi masyarakat pada Kesbangpol akan memberikan kemudahan bagi pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan, maupun bagi ormas itu sendiri.

“ Sebab dengan terdaftarnya ormas ini bakal memberikan kemudahan bagi pemerintah daerah dalam mengawasi setiap ormas. Oleh sebab itu saat ini kami melakukan evaluasi sekaligus melakukan pendataan ulang  terhadap ormas yang ada” ungkapnya.

Apridoh juga  mengakui, bahwa saat ini banyak Ormas yang ada di Bumi Batiwakkal. Namun beberapa di antaranya belum terdaftar  di pemerintah daerah. Menurut amanat Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013, kondisi ini dikatakannya juga bakal membatasi kegiatan dari setiap Ormas saat ingin melakukan kegiatan publik, dan selain itu juga tidak bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah. Hal ini tentu akan memberikan kerugian bagi Ormas yang bersangkutan, dimana kegiatan – kegiatan yang dilakukan banyak membantu pemerintah, seperti memberikan bantuan sembako kepada warga tidak mampu, donor darah, memberikan pengobatan gratis atau kegiatan bhakti sosial lainnya.

“Kalau tidak terdaftar akan sulit untuk melakukan kegiatannya, begitu juga dengan bantuan dari pemerintah juga tidak bisa diterima jika belum terdaftar,” jelasnya.

Kesbangpol disampaikan Apridoh,  sangat membuka diri jika ada ormas yang ingin melakukan pendaftaran. Kesebangpol siap membantu dan menfasilitasi jika ada kekurangan yang terjadi pada saat pendaftaran. Tentu diharapkan agar setiap ormas yang belum terdaftar bisa secepatnya mendaftarkan diri.

Hingga saat ini, Apridoh mengungkapkan, ada sebanyak 60 ormas yang telah masuk dalam data base di pemerintah daerah. Tentu ada beberapa keuntungan yang bisa diterima ormas ini nantinya, seperti bisa menggunakan fasilitas pemerintah pada saat melakukan kegiatan. Apridoh pun memastikan tidak ada kerugian yang akan diterima Ormas kalau mendaftarkan diri ke pemerintah daerah, karena  justru keuntungan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengurus ormas untuk mendaftarkan organisasinya dengan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan,” tandasnya. (hms4/app)