Detail Berita

Penanganan Bujangga Dikerjakan Siang Malam

Dibuat pada 4 September, 2017, terakhir di modifikasi 4 September, 2017

Penanganan Bujangga Dikerjakan Siang Malam
Penanganan Bujangga Dikerjakan Siang Malam

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Penanganan Jalan Bujangga yang ambles terus dikebut. Target penyelesaian pekerjaan hingga akhir tahun 2017 ini, menjadi perhatian serius.

Bahkan untuk mempercepat pengerjaan jalan yang dibangun dengan kontruksi jembatan tersebut, dilakukan siang dan malam. Hingga akhir Agustus ini progres pekerjaan diperkirakan mencapai 45 persen dan ditarget bisa selesai pada Desember mendatang.

Di lapangan para pekerja masih menyelesaikan pemancangan tiang utama pada jembatan yang masih tersisa 18 titik dari 88 tiang pancang yang ditanam. Sementara proses pemancangan, struktur jembatan juga sudah mulai dikerjakan. Sehingga pekerja tidak harus menunggu seluruh pancang tertanam, struktur jalan juga sudah mulai terbangun.

“Kita sudah mulai mengerjakan struktur, jadi kita kerjakan siang malam sejak 10 hari lalu,” jelas, Beny Hidayat, Site Manager dari PT Bangun Cipta, kontraktor yang melakukan penanganan Jalan Bujangga.

Dijelaskannya, saat ini proses pengerjaan berjalan dengan lancar, karena material sudah terpenuhi di lokasi. Kondisi tanah yang ambles dikatakannya, juga telah diperhitungkan karena sebelumnya dilakukan penelitian terhadap kondisi tanah dan sesuai hasil penelitian yang menjadi dasar dilakukan pemancangan. Untuk mengamankan lahan dan pemukiman masyarakat, dijelaskannya juga telah dibangun turap beton pada sisi dalam. Sehingga tidak ada pergerakan pada lahan milik masyarakat sekitar.

“Jadi lahan masyarakat tetap akan, tidak ada pergerakan lagi meskipun ada kegiatan pemancangan jembatan,” jelasnya.

Pelaksanaan pengerjaan ini dikatakannya ditarget bisa selesai tepat waktu yang ditetapkan pada 28 Desember 2017 mendatang. Bahkan hingga akhir Agustus ini target progres 43 persen sudah tercapai kurang lebih 45 persen. Kendala di lapangan diakuinya juga tidak terlalu terpengaruh karena hanya pengaruh pasang surut air sungai. Sehingga pihaknya sangat optimistis bisa selesai sesuai target. “Kalau target kita sampai akhir Desember sudah selesai,” tegasnya.

Tidak hanya penanganan pada jalan yang ambles, namun dijelaskan Beny juga dilakukan perbaikan pada kontruksi jembatan yang sudah dikerjakan sebelumnya. Hal ini untuk memperkuat kontruksi karena setelah selesai akan menjadi satu kesatuan dengan jembatan yang baru dibangun.

Penanganan Jalan Bujangga menjadi perhatian serius Pemkab Berau. Bupati Muharram dan Wakil Bupati Agus Tantomo bahkan secara kontinyu berkomunikasi aktif dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, agar jalan ruas nasional ini bisa segera diatasi. Pasalnya, Jalan Bujangga merupakan akses utama masyarakat keluar dan masuk Kota Tanjung redeb, serta menjadi ruas pergerakan ekonomi masyarakat.