Detail Berita

Ini Pertanda Baik, Tak Ada Lagi Low Season

Dibuat pada 10 August, 2017, terakhir di modifikasi 10 August, 2017

Ini Pertanda Baik, Tak Ada Lagi Low Season
Ini Pertanda Baik, Tak Ada Lagi Low Season

PROKAL.CO, Dalam tiga bulan terakhir, jangan berharap bisa dengan mudah untuk mendapatkan tempat duduk pesawat. Apalagi perjalanan tidak direncanakan jauh hari. Ada kegiatan apa ya di Berau ? Itu yang selalu menjadi pertanyaan para calon pengguna jasa angkutan udara, yang kebetulan mendapat jawaban bahwa untuk jurusan ke Bandara Kalimarau dalam posisi fully booked.

Bahkan, calon penumpang harus menunggu beberapa hari barulah bisa mendapatkan kepastian terbang. Ini sudah berlangsung dalam tiga bulan terakhir.

Bagi maskapai, agaknya situasi ini adalah bulan madu, sehingga jalur dari dan ke Kalimarau, kini masuk dalam jalur ‘gemuk’.

Bagi Pemkab, situasi ini sangat menggembirakan. Bahwa dari sekitar 600 penumpang yang diangkut sebanyak empat maskapai, terdiri dari banyak kalangan. Ada yngg datang untuk urusan investasi, sebagai karyawan perusahaan, atau sekadar datang berkunjung dan sebagai wisatawan.

Tren pengunjung terakhir itulah yang membuat banyak pihak yang ikut tersenyum dan menikmati kehadiran wisatawan. Ketika datang, pastilah menginap di hotel. Lalu berbelanja dan makan di restoran, maupun rumah makan sederhana.

Di destinasi yang dikunjungi situasinya juga demikian. Menginap di resort atau home stay, berbelanja dan menggunakan jasa angkutan. Perputaran uang inilah yang membuat Pemkab dan pelaku usaha wisata tersenyum.

Ini juga menjadi bagian dari kontribusi sektor Pariwisata, dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sektor UKM juga tumbuh subur, tidak hanya di Tanjung Redeb, tetapi hampir merata di kecamatan. Sebab, destinasi wisata juga tersebar merata di semua kecamatan.

Memang ada sedikit tantangan, bahwa dengan situasi tersebut, bagi maskapai menjadi peluang untuk menambah jam terbang, atau peningkatan landasan pacu bandara, agar pesawat jenis Boeing-Next Generation bisa mendarat di Kalimarau dengan kapasitas penumpang lebih dari 200 orang.

Ada upaya baik maskapai maupun Pemkab untuk merespon situasi itu. Pihak Garuda misalnya, punya keinginan mengoperasikan pesawat berbadan lebar. Tapi masalahnya soal landasan pacu.

Ada rencana wisatawan asal Tiongkok yang ingin terbang langsung ke Kalimarau dari Tiongkok, terpaksa urung karena persoalan landas pacu. “Kita akan merespon permintaan itu kepada pihak Kementerian Perhubungan," kata ketua DPRD Berau, Syarifatul.

Sampai kapan berakhir situasi seperti ini? Pemkab tentu ingin terus tersenyum. Situasi seperti sekarang akan lebih membahagiakan, apalagi arus wisatawan yang terus berdatangan.

Biarlah maskapai penerbangan tak lagi mengenal sebutan Low Season. Biarlah terus situasi Peak Season berlangsung lama. Tapi, ada juga harapan warga agar harga tiket tidaklah terlalu memberatkan. Terutama untuk tujuan pendek seperti Balikpapan dan Samarinda. Maka, teruslah mengalir wisatawan, agar masyarakat menikmati situasi itu.