Detail Berita

Bupati Beri Penghargaan Petugas Kebersihan

Dibuat pada 17 July, 2017, terakhir di modifikasi 17 July, 2017

Bupati Beri Penghargaan Petugas Kebersihan
Bupati Beri Penghargaan Petugas Kebersihan

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Berau digelar dengan upacara yang dipusatkan di halaman SMA 2 Berau Kecamatan Teluk Bayur, Rabu (12/7) kemarin. Melalui momentum tersebut, Bupati Berau Muharram, memberikan sejumlah penghargaan kepada mereka yang peduli dengan lingkungan hidup, baik sekolah Adiwiyata, dunia usaha maupun petugas kebersihan yang telah berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Berau yang hijau, bersih dan sehat.

Membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup, Bupati Muharram menyampaikan tema hari lingkungan hidup “Menyatu dengan Alam” mengingatkan akan kewajiban memanfaatkan kekayaan alam karunia Tuhan YME dengan sebaik-baiknya. Berbagai upaya antara lain menjaga siklus air,  mengendalikan pencemaran udara, pemanfaatan panas bumi, serta menikmati keindahan alam untuk objek wisata. Semuanya tersedia dalam jumlah melimpah di alam, namun dapat habis bahkan hilang jika kondisi alamnya rusak atau terganggu. Sebagai contoh, air yang dihasilkan dari proses siklus hidrologi di alam sangat tergantung dari keberadaan ekosistem hutan.

Rusaknya ekosistem hutan atau berkurangnya pepohonan akan mengubah siklus yang terjadi dan berdampak kepada menurunnya jumlah ketersediaan air baik di permukaan maupun di dalam tanah. Demikian halnya dengan wisata alam, fenomena dan keindahan alam yang merupakan hasil proses alam itu akan hilang jika ekosistem terganggu.

“Saya ingin menegaskan bahwa manusia dan alam adalah satu. Kita tidak bisa dipisahkan dari alam. Oleh karena itu terhadap alam, kita harus jujur mempersepsikan dan memperlakukannya, juga harus menjaga dari berbagai ancaman; harus mengelola dengan prinsip perlindungan,” ungkapnya.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Muharram mengungkapkan kehidupan manusia sangat bergantung dengan lingkungan. Sehingganya pengelolaan lingkungan dengan baik harus dilakukan dari bekerja dan berbuat sekecil-kecilnya untuk berusaha menjaga keindahan lingkungan. Mulai dari rumah tangga, lingkungan sekitar hingga kepada unit-unit kerja, kantor sekolah hingga dunia usaha untuk menjaga kebersihan dan keindahan.

“Mari kita menghijaukan lingkungan dengan menanamkan dan membangun taman keindahan, karena lingkungan yang nyaman juga menghindarkan dari stres,” ungkapnya.

Menanamkan kepada anak-anak sejak dini akan pentingnya peduli lingkungan harus dilakukan. Anak-anak harus peduli dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menanamkan pada pribadi anak-anak untuk membuang sampah pada tempatnya. Dengan menekankan kebersihan adalah sebagian dari iman dan kebersihan adalah sebagian dari orang cerdas. Sehingga menjaga kebersihan menjadi semangat bersama dan tertanam sejak dini.

Menciptakan kebersihan dikatakannya, tidak hanya cukup untuk diwujudkan per individu, terlebih jika hanya dilakukan pemerintah. Akan tetapi harus bersama-sama dengan memiliki tanggung jawab yang sama untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan nyaman.